Kadiskes Kota Batam Tertutup Pada Awak Media Menimbulkan Ke Curigaan Publik

2

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Terkesan Tertutup Kepada Awak Media


Keterbukaan publik untuk mewujudkan partisipasi dan penyelenggaraan negara yang transparan, efektif, efisien, dan akuntabel.

Kemudian “Keterbukaan publik merupakan Hak Asasi dari setiap warga negara, Maka dari itu publik berhak memperoleh informasi, salah satunya mengenai proses kebijakan publik, anggaran, pengawasan dan evaluasinya,””.

Dengan adanya keterbukaan tersebut, masyarakat dapat mengetahui sejauh mana kinerja Aparatur Negara Sipil (ANS) khususnya Dinas Kesehatan Kota Batam, dan serta menilai kesesuaian harapan dan kepentingan publik.

Akan tetapi halnya dengan dr Didi Kusmarjadi, S.POG Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Provinsi Kepri yang terkesan tertutup dan tidak mau di konfirmasi tentang kinerjanya oleh awak media., Jumat (13/5/2022).

“Saat awak media mendatangi dan menjalankan tugas sesuai dengan tupoksi sebagai jurnalis’ menanyakan keberadaan Kadis Kesehatan Kota Batam kepada petugas yang berjaga di dalam ruang tunggu tamu, kemudian petugas itu mengatakan “pak Kadis sedang rapat di dalam ruangannya, dan awak media disuruh mengisi buku daftar tamu dan disuruh menunggu sampai berjam-jam lamanya.

Karena sudah lama menunggu, lalu awak media mencoba menanyakan kembali kepada salah satu pegawai Dinas Kesehatan, pegawai tersebut mengatakan bahwa pak kadis tidak ada lagi di ruangan kantornya.

Kuat dugaan Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam itu terkesan menghindar dari konfirmasi awak media.


Bayak hal yang mau di tanyakan oleh awak media salah satunya adalah tentang anggaran dana covid19 sejak tahun 2020 sampai 2021.yang terserap melalui Dinas Kesehatan Kota Batam.

Selain itu juga tentang “Anggaran APBD yang terserap di Dinas Kesehatan kota Batam, Digunakan untuk apa saja Selama 2020/2021?
Kadis Kesehatan Kota Batam yang terkesan lari dan agak tertutup, membuat timbul kecurigaan. Ada apa dengan Kadis Kesehatan Kota Batam.

“Ada apa dengan Kadis Kesehatan Kota Batam yang lari dari konfirmasi kejaran awak media,”.

Perlu di ketahui keterbukaan keramahan dan transparansi itu sangat penting oleh pejabat publik.

Biarkan masyarakat mengetahui tentang keberpihakan, keterbukaan atau transparansi ANS khususnya Dinas Kesehatan Kota Batam terhadap pelayanan publik. Sehingga dapat memberikan sikap terhadap kebijakan yang dikeluarkannya.

Sesuai dengan pasal 4 Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 dijelaskan mengenai asas-asas dari pelayanan publik yang apabila dianalisis lebih mendalam sangat berkaitan dengan prinsip transparansi dan partisipasi.

Selain itu, dua prinsip tersebut sangat penting dalam mewujudkan good governance dan mendukung kebijakan maupun program yang dibuat oleh pemerintah, tutup awak media. (Ard)

Cloud Hosting Indonesia