Golden School Batam Gandeng Asuransi Jasa Raharja

Seluruh Siswa Diberikan Perlindungan Asuransi Kecelakaan

88
Ketua Yayasan Lembaga Pendidikan Golden School Batam, Indra Nara Persada (tengah), berbincang dengan Kepala Cabang PT Jasa Raharja Kepri, Mulyadi didampingi Kepala Unit Operasional dan Humas, Masna Firles di Kantor Asuransi PT Jasa Raharja, Jumat (4/6/2021).

GOLDENNEWS.ID, BATAM – Ketua Yayasan Lembaga Pendidikan Golden School Batam, Indra Nara Persada, melakukan kunjungan ke Kantor Jasa Raharja Cabang Kepri, Jumat (4/6/2021).

Dalam kunjungan tersebut Indra diterima Kepala Cabang PT Jasa Raharja Kepri, Mulyadi didampingi Kepala Unit Operasional dan Humas, Masna Firles.

Indra mengungkapkan, kunjugan ini ada kerja sama yang akan dilakukan Yayasan Golden School Batam dengan Jasa Raharja, yaitu memberikan asuransi perlindungan risiko kecelakaan pada anak didik di Golden School Batam.

Cloud Hosting Indonesia

โ€œRencana seluruh anak didik di Golden School Batam mulai dari TK, SD, SMP, SMU, dan SMK, Ada tiga jurusan SMK yaitu perhotelan, pariwisata, dan informatika,” ujar Indra.

Selain itu, lanjut Indra, pihaknya mengedukasi seluruh siswa pentingnya berasuransi sebagai salah satu cara dalam mengelola risiko yang akan dihadapi.

Menurutnya, Jasa Raharja merupakan perusahaan yang tepat dalam meberikan perlindungan terhadap risiko tersebut.

“Karena kami sudah sangat tahu, bagaimana Jasa Raharja memberikan kecepatan pelayanan kepada korban kecelakaan lalu lintas dan penumpang angkutan umum,” ujar Indra.

Kepala Cabang PT Jasa Raharja Kepri, Mulyadi, menyambut baik kerja sama yang ditawarkan Golden School Batam.

“Memberikan perlindungan kecelakaan diri untuk para siswa, dengan lingkup jaminan perlindungan berlaku selama 24 jam terhadap risiko kecelakaan yang terjadi,” jelas Mulyadi.

Jaminan tersebut, tidak hanya saat siswa di sekolah, tetapi sesudah di rumah pun tetap mendapat perlindungan.

“Kami siap dan akan menggandeng Jasaraharja Putera selaku anak perusahaan, untuk memberikan perlindungan tersebut,” ungkap Mulyadi. (ipa)